Racing Education Terus Menerus, PR Bersama Owner Team dan Pelatih kepada Pembalap Baru

0
74
views
Kasus Alex Huang di Sentul International Karting Circuit

Kasus gagal finish-nya Alex Huang, salah satu pegokart Singapura yang turun di kelas Junior Rok GP ajang Kejurnas Eshark Rok Cup seri 2 dan Rok Cup Asia seri 1 Minggu kemaren (26/2) menjadi buah bibir para entrant, mekanik dan pembalap agar kedepannya tidak terjadi hal serupa.

Secara kasat mata, Alex Huang sudah sangat aman untuk bisa podium 4, kenapa…posisi ke 3 dan ke-5 berbeda jarak yang cukup jauh, sehingga jika Alex sabar dan mendapat info dari mekaniknya, tangga juara pasti akan dia raih dengan mudah, apalagi Alex di seri pertama juga menjadi runner up kelas Junior Rok.

Namun itulah race, semangat untuk memperlebar jarak rupanya tidak dibarengi dengan pengetahuan sang pegokart yang didepannya dan posisi untuk di-overlap.

Alex Huang gagal finish karena terhalang pembalap yang di-overlap
Alex Huang gagal finish karena terhalang pembalap yang di-overlap

Kasus Alex Huang bukan hanya satu-satunya

Berdasarkan pengamatan OtomotifZone selama race di beberapa kelas berlangsung, ada beberapa kejadian para pegokart yang masih belum memahami betul arti bendera yang dikibarkan oleh para petugas flag marshal. Pembalap yang harusnya berada paling depan dan berusaha keras kabur sejauh-jauhnya harus tertahan oleh pembalap yang paling buncit dan harus di-overlap.

Alex Huang crash di akhir lap
crash di akhir lap

Nasib apes justru dialami pegokart dari team Arina DT Racing, di lap dan di tikungan terakhir, harus beradu dan menghajar habis-habisan tire wall saat dirinya tidak mampu menghindari pegokart yang posisinya harus mengalah dan memberi jalan karena harus di-overlap.

“Ini tugas bersama para pemilik team, harus terus menerus memberi penjelasan tentang racing secara menyeluruh, baik lintasan, arti kode lapboard serta arti warna-warna bendera. Meski COC memberi penjelasan saat drivers briefing, namun konsentrasi pembalap focus pada lintasan dan kemungkinan untuk tidak focus pada bendera yang diberikan marshal tidak kelihatan, tentunya itu tugas bersama owner team agar kasus Alex Huang tidak terjadi lagi”, papar beberapa mekanik dan orang tua pembalap.

Pendidikan racing secara utuh memang sangat dibutuhkan pembalap, karena basic-nya pembalap harus mengetahui tata cara membalap yang baik, benar dan tentunya aman bagi dirinya dan pembalap lainnya.

Apa perlu tiap kelas dipisah bagi pembalap seeded dan newbie atau ada pembatasan waktu minimum untuk bisa lolos untuk bisa mengikuti race???

Semoga itu jadi pelajaran berharga bagi kita semua. Maju terus Karting Indonesia.

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here